Renungan Harian Kelana Sabda, Selasa 1 September 2020

Injil Lukas,  4:31-37

YANG KUDUS DARI ALLAH

Banyak orang masih belum tahu akan identitas Yesus yang sesungguhnya. Mereka mengenal akan identitas Yesus dari aspek kemanusiaanNya. Yesus adalah putra Yusuf, seorang tukang kayu. Ibunya adalah Maria, seorang ibu rumah tangga dan gadis desa. Ketika Yesus mengajar di Bait Allah dengan penuh kuasa dan menaklukkan roh jahat, mereka menjadi heran dan takjub. Dalam situasi itu roh jahat tampil dan dengan tegas memperkenalkan identitas Yesus yang sebenarnya, dengan mengatakan, “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah”. Roh jahat yang adalah musuh Yesus itu, selain memperkenalkan identitas Yesus, roh jahat juga takut akan kuasa yang dimiliki oleh Yesus. Roh jahat mengakui bahwa kuasa Yesus lebih melampaui kuasanya.
Roh jahat memperkenalkan dan menyadarkan kita bahwa Yesus adalah Putra Allah yang mahakuasa. Kita diajak untuk percaya, mencintai dan memiliki Yesus Kristus Putra Allah . Ia telah merendahkan diri dan turun ke dunia demi keselamatan kita. Melalui penderitaan, penyaliban di salib dan kebangkitanNya dari antara orang mati membawa keselamatan bagi kita dan sekaligus membawa kekalahan dan kehancuran bagi roh-roh jahat/iblis.
Ketika kita mencintai Yesus berarti kita juga memiliki kuasaNya. Dunia kita saat ini penuh dengan tawaran, tantangan, cobaan dan godaan. alat-alat elektronik yang semakin cangki dan berkembang pesat. Segala sesuatu serba jadi dan serba ada. Dalam situasi ini, roh-roh jahat pun sedang merasuki dan mengoda kita dengan berbagai keinginan (entah baik dan buruk). Iblis mengambil kesempatan untuk menjauhkan kita dari Yesus Kristus Juruselamat kita. Meskipun demikian kita tetap mencintai Yesus Kristus dan memiliki kuasaNya, karena hanya dengan demikian kita dapat mengalahkan segala macam tawaran, godaan dan segalah macam keinginan yang menjauhkan kita dari Yesus Kristus, Putra Allah dan Tuhan kita.

Sdr. Alpen Mujijau, OFM

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × two =