Renungan Harian Kelana Sabda, Minggu 28 Juni 2020

Matius, 10:37-42

Makna “Menyambut”

Dalam Injil hari ini, kita temukan enam kali kata “menyambut’ disebutkan. Kalau kita ringkaskan maka obyek dari kata menyambut adalah kebaikan dan kebenaran. Tentu yang memiliki kebaikan dan kebenaran adalah Allah sendiri. Oleh karena itu, setiap orang yang hidup dalam kebaikan dan kebenaran hendaknya disambut, karena dengan menyambutnya kita tidak hanya menyambut mereka akan tetapi lebih daripada itu, kita menyambut Sang Sumber kebenaran dan kebaikan itu sendiri.

Di sekitar kita, ada banyak orang bisa masuk dalam kategori orang yang baik dan benar itu. Yang perlu kita lakukan adalah menyambut mereka dalam kehidupan kita. Menyambut mereka tidak dalam arti menerima mereka dalam rumah tinggal kita. Lebih dari itu, menyambut mereka berarti kita mau menaruh hormat akan tindak dan hidup mereka dan pada saat yang sama kita mau menerimanya dalam rumah hati kita sehingga kita pun dapat menjadi juga orang yang baik dan benar.

Marilah kita membuka pintu hati kita untuk orang baik dan benar dalam kehidupan kita dan pada saat yang sama jadikanlah diri kita orang baik dan benar untuk orang lain. Semua ini hendaknya diuat dalam satu kesadaran bahwa yang empunya kebaikan dan kebenaran adalah Allah sendiri.

Pace e bene,

Sdr. SSR OFM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 12 =