Renungan Harian Kelana Sabda, Kamis 23 Juli 2020

Matius 13:10-17

Melihat, Mendengar, Mengerti/Memahami dan Mengimani.

Mereka yang hidup pada zaman Yesus, melihat dan mendengar tentang Dia. Ada yang mengerti dan mengimaniNya dan ada pula yang tidak memahami dan tidak mengimaniNya. Setelah Yesus wafat, yang tinggal adalah mendengar, mengerti dan mengimani. Sebagaimana Yesus sendiri mengatakan ‘berbahagialah yang tidak melihat namun percaya”.

Hal yang penting untuk kita adalah memahami dan mengimani. Melihat dan mendengar hanya menjadi bermakna ketika ada pemahaman dan diikuti oleh iman kepada yang dilihat, didengar, dan dipahami.

Yesus tidak lagi ada secara fisik dengan kita. Namun Ia tetap hadir melalui para hambaNya. Apa yang disuarakan Injil tetaplah aktual untuk kita. Warta tentang Yesus, ada di mana-mana namun tidak semua orang sampai pada pemahaman yang benar dan mengimaniNya. Kita juga menemukan dalam komunitas-komunitas kristiani kita di mana pewartaan kadang tidak mendarat karena orang tidak sampai memahami dan mengimani atau meyakini apa yang diwartakan.

Kita patut bersyukur bahwa kita masuk dalam bilangan mereka yang memahami dan meyakini Yesus dalam kehidupan kita. Pada saat yang sama, jika kita belum termasuk dalam bilangan mereka yang memahami dan mengimani Yesus dengan sungguh dalam kehidupan kita, marilah banyak berdoa agar Tuhan membuka mata hati kita, sehingga mampu memahami dan mengimani Yesus dengan sungguh dalam kehidupan kita.

Pace e bene.

Sdr. SSR, OFM

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × five =