Misa Profesi Kaul Pertama dan Pembaharuan Kaul di Sanggar Samadi Santa Clara-Sentani.

Bertepatan dengan pesta Ratu Para Malaikat, tanggal 02 Agustus 2022, kesembilan saudara yaitu Sdr. Adrianus Lisan, Sdr. Abika Lengka, Sdr. Antonius Sudarso, Sdr. Agustinus Agon, Sdr. Fredi Marian, Sdr. Hendrik Tio Borlak, Sdr. Lenardus Bo’u, Sdr. Febrianus Adur, Sdr. Gregorius Dalang (melaksanakan profesi perdana)  dan saudara-saudara Muda Fransiskan Duta Damai melaksanakan pembaharuan kaul untuk satu tahun dan tiga tahun di Sanggar Samadi Santa Clara. Misa profesi pertama dan permbaharuan kaul tersebut dipimpin oleh Vikaris Provinsi, Sdr.  Aloysius Rusmadji dan Minister Provinsi, Sdr. Gabriel Ngga.

Foto bersama saudara-saudara yang profesi pertama dengan magister Novis Sdr. Tarsisius Lengari di Sanggar Samadi Santa Clara -Sentani (01/08/22)
Foto bersama Saudara-saudara Muda yang melaksanakan pembaharuan kaul bersama pembimbing ret-ret Sdr. Aloysius Rusmadji di Sanggar Samadi Santa Clara-Sentani (02/08/22)

Acara ini dihadiri para saudara dan saudari dari Gardianat St. Fransiskus Pendamai Jayapura, Gardianat St. Bonaventura Abe-Waena, Gardianat St. Antonius Sentani, Para Suster DSY Fioreti Hawai, para suster KSFL Grecio Sentani, para suster Ursulin (OSU) Sentani, Para Orang/tua wali, sahabat, kenalan dari para calon kaul perdana.

Dalam  homili, Sdr. Aloysius Rusmadji menceritakan pengalaman St. Fransiskus Asisi ketika mengalamai krisis seksualitas atau gairah seksual. Ia membahasakan dengan istilah ‘kayu’ artinya dalam keadaan libido. Dalam situasi seperti itu St. Fransiskus mengambil cara dengan  meredam  keinginan libido atau nafsu tersebut dengan berguling diatas bunga mawar yang berduri. Cara ini cukup radikal dan sangat beresiko tetapi sebagai bukti sampai dengan saat ini, bunga mawar tersebut tidak berduri lagi atau tidak ada duri. Homili singkat ini mau menegaskan kepada para saudara profesi pertama dan pembaharuan kaul serta semua yang hadir dalam misa tersebut bahwa setiap kita perlu menyadari diri akan seksualitas kita, dan kita tau bagaimana cara  mengolah dan mengatasinya. Terlebih bagi para saudara yang mengikrarkan kaul.

Acara tersebut berjalan lancar penuh hikmat sesuai dengan protokol kesehatan. Kegiatan semacam ini sudah menjadi agenda provinsi yang senantiasa dilaksanakan setiap tahun. Ada sukacita dan kegembiaraan yang besar bagi kita karena keesembilan saudara boleh melansungkan profesi pertama dan juga kepada semua saudara muda yang membaharui kaul. Untuk para saudara yang profesi pertama dan para saudara yang membaharui kaul “proficiat selamat menjalani hidup berkaul, semoga Allah senantiasa memberkati dan menyertai kalian semua. Amin”

Acara ini diakhir dengan makan malam bersama di ruang makan Sanggar Samadi Santa Clara dan rekreasi bersama. Selanjutanya, para saudara dan saudari kembali ke komunitas masing-masing.

Sdr. Matius Yerikho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − three =