Mengisi Kegiatan dihari Ekologis

Pada hari Rabu, 05 Juni 2024, merupakan hari yang ditetapkan untuk memperingati “Hari Lingkungan Hidup Se-dunia” atau yang lebih akrab ditelinga kita ialah hari Ekologis. Menurut info yang beredar di media masa bahwa hari ini adalah peringatan yang ke 53. Menurut hemat saya cukup lama juga telah ditetapkan hari ekologis ini. Bagi kita para Fransiskan hal ini pastinya tidak asing buat kita, mencintai lingkungan dan alam semesta merupakan semangat pendiri kita bapa St. Fransiskus Asisi.

Kami para saudara dina Gardianat St. Fransiskus Wenewolok Pikhe Wamena, juga meramaikan hari Ekologis ini dengan sejumlah kegiatan. Adapaun kegiatan yang kami lakukan ialah:

  1. Membersihkan lingkungan sekitar Biara hingga kompleks Gereja Bunda Maria Pikhe dan SD YPPK Bunda Maria Pikhe.
  2. Joging dan jalan santai pagi.
  3. Penanaman bibit buah mangga dan alpukat yang diawali dengan ibadah ekologis yang dipimpin oleh Sdra. Edi Doga.

Seluruh rangkai kegiatan di mulai pukul 06.00 WIT hingga 09.00 WIT dan dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama. Hal menarik lain yang kami buat juga ialah secara kebetulan kami bisa memberikan edukasi kepada anak-anak dari dari Pisugi yang sekolah di SD YPPK Bunda Maria Pikhe. Harapan kami ialah agar mereka dapat belajar mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pokok lain juga dari kegiatan kami ini ialah semoga bibit buah alpukat dapat tumbuh sumbur di kebun Biara dan dapat menjadi berkat bagi kita sendiri dan lingkungan sekitar-sebab sering kali buah alpukat menjadi oleh-oleh untuk para saudara yang berkunjung ke biara.

Pada saat sesi joging dan jalan santai ada seorang saudara yang mengatakan kepada saya “mungkin tindakan kita tidak terlihat oleh banyak orang, itu bukan soalnya, yang penting ialah kita berani berbuat dari lingkungan kita sendiri – membersihkan lingkungan, menanam pohon dan olahraga untuk tetap sehat” dan juga yang mengatakan “hari ini kita angkat sampah hanya sekitar biara, mungkin bisa agendakan lagi agar kita bisa turun ke jalan, untuk membersihkan lingkungan dan memberikan edukasi bagi masyarakat”. Akhir kata “Mari kita mulai lagi dan lagi”, lingkungan indah, hati dan pikiran senang”.

Penulis : Sdr. Ignasius Yosep Silubun, OFM

Editor : Admin

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 5 =