Visitasi Kanonik oleh Visitator General di Gardianat St. Bonaventura Abe-Waena

Dalam rangka persiapan kapitel di Provinsi St. Fransiskus Duta Damai Papua yang akan dilaksanakan pada bulan Sepetember 2023, maka dilakukan Visitasi kanonik oleh Visitator General. Visitasi kanonik tersebut sejak tanggal 14 Mei 2023 yang dimulai dari Gardianat St. Fransiskus Pendamai, Jayapura (APO) dan kemudian seluruh gardianat yang ada di Provinsi St. Fransiskus Duta Damai Papua. Hal ini sesuai dengan konstitusi umum artikel 213 yang menjelaskan bahwa “Visitator General yang dipilih oleh Minister General bersama Definitoriumnya, secara resmi mengunjungi Provinsi-provinsi atau kesatuan-kesatuan otonom lainya dan, seturut Anggaran Dasar ia menasihati, meneguhkan serta penuh kasih menegur Saudara-saudara atas nama dan dengan wewenang Minister General. Di dalam kunjungan itu yang hendaknya menjadi keprihatinan ialah mengenal keadaan para saudara, meneliti Prakarsa-prakarsa mereka, menunjang kegiatan-kegiatan mereka lebih-lebih lagi menggalakkan semangat persaudaraan serta penempatan Anggaran Dasar dan konstitusi kita” Berdasarkan konstitusi tersebut kita dapat memahami tugas dan fungsi dari visitator General. Visitator General dipilih langsung oleh Minister General untuk mengunjungi provinsi telah ditetapkan untuk mendapat visitasi kanonik.

Visitator General-Sdr. Agustinus Nggame-sedang memperkenalkan diri di Komunitas Sang Surya (Rabu, 24 Mei 2023)

Visitasi kanonik tahun ini oleh Minister General memilih Sdr. Agustinus Nggame dari Provinsi St. Michael Malaekat Agung- Jakarta. Saat ini bliau bertugas sebagai formator bagi saudara-saudara yang telah menyelesaikan Tahun Orentasi Pastoral (TOP) di komunitas Biara St. Fransiskus-Keramat Jakarta. Selain itu, ia juga menjabat ketua komisi Evangelisasi dan Misi, dan juga sebagai anggota Devinitorium Provinsi St. Michael Malaekat Agung-Keramat Jakarta. Bliau memiliki beberapa pengalaman sebagai berikut: Pertama, pernah bertugas sebagai misionaris di Myanmar kurang lebih enam tahun. Kedua, telah menyelesaikan studi dibidang pedagogi di Salesranum Roma kurang lebih tiga tahun. Itulah sekilas riwayat pengalaman hidupnya.

     Gardianat St. Bonaventura Abe-Waena merupakan komunitas studi yang terdiri dari Komunitas Asisi-Waena untuk para saudara yang telah selesai Tahun Orentasi Karya (TOK) dalam menjalani studi pasca sarjana dan Komunitas Sang Surya untuk para saudara muda yang menjalani studi tingkat satu sampai tingkat empat. Pada tahun ini kedua rumah studi dihuni oleh 35 saudara yang terbagi 12 saudara yang sudah berkaul kekal atau saudara tua dan 23 saudara yang belum berkaul kekal atau saudara muda. Dengan jumlah anggota cukup banyak dan rumah studi yang berbeda maka diatur waktu visitasi yang berbeda pula dimulai dari komunitas Asisi-Waena kemudian ke Komunis Sang Surya.

Penerimaan Visitator General di Komunitas Asisi-Waena

Sdr. Agustinus Ampur, Sdr. Matius Yerikho dan Sdr. Ronaldus Jemai sedang menerima Visitator General (Senin, 22 Mei 2023)

Senin, 22 Mei 2023 tepatnya pukul 17.00 WIT, para saudara menyambut Visitator General di komunitas Asisi Waena. Penerimaan penyambutan tersebut dengan budaya atau adat istiadat Maumere yang dipercayakan oleh Sdr. Matius Yerikho. Kurang lebih bahasa penyambutan yang diungkapan dalam bahasa Maumere seperti begini e..may…e may e bawo. Uhe die dang hadi. Di beli ama ami. Ami himo ami noran waten sawe…ami senag golo…”. Artinya “Mari…ke mari datanglah…pintu terbuka dan selalu siap sedia. Terbuka untuk pater kami. Kami sambut pater kami dengan sepenuh hati, kami sangat gembira dan sukacita”. Selanjutnya, Visitator General dipersilahkan masuk dan kami berkumpul bersama diruang rekreasi. Kemudian,  Sdr. Agustinus Adil selaku gardian mengucapkan selamat datang dan diberikan kesempatan kepada setiap saudara memperkenalkan diri masing-masing, lalu ditutup dengan perkenalan singkat dari pater Visitator General. Pada waktu ibadat sore disela permenungan bacaan singkat Visitator General memberikan pengantar singkat mengenai visitasi. Kurang lebih dua hari (22-24 Mei 2023) Visitator General tinggal bersama di komunitas Asisi untuk mendengarkan sharing, evaluasi dan refleksi dari setiap saudara. Kemudian, Rabu sore 24 Mei 2023, gardian dan beberapa saudara mengantar Visitator General ke Komunitas Sang Surya.

Penerimaan Visitator General di Komunitas Sang Surya

Para saudara di Komunitas Sang Surya sedang menyambut Visitator General (Rabu, 24 Mei 2023)

Rabu, 24 Mei 2023, tepatnya pukul 17. WIT, para saudara di komunitas Sang Surya menyambut Visitator General. Penerimaan penyambutan tersebut dalam budaya Wamena, yang diawali dengan tarian adat, ratapan, pemakaian mahkota dikepala berupa bulu yang symbol kepemimpinan, pengalungan noken atau tas anyaman kas Papua yang melambang simbol pemersatu atau merangkul dan juga simbol kasih sayang. Kemudian Visitator General dipersilahkan masuk dan menuju ke ruang rekreasi. Selanjutnya ketua wadah Sdr. Saferinus Welafubun memberikan kesempatan kepada Visitator General memperkenalkan diri dan juga para saudara. Acara tersebut diakhir dengan snac sore bersama. Kurang lebih enam hari (24-29 Mei 2023) Visitator General tinggal bersama para saudara di komunitas Sang Surya untuk mendengarkan refleksi, evaluasi dan sharing mereka masing-masing.

Penutupan Visitasi

Para Saudara Muda yang diwakili Sdr, Saferinus Welafubun dan Sdr. Detius Kasibmabin memberikan cendra mata kepada Visitator General di komunitas Asisi-Waena (Minggu, 28 Mei 2023)

Minggu, 28 Mei 2023, para saudara segardianat Abe-Waena melaksanakan penutupan visitasi kanonik dengan makan bersama di komunitas Asisi-waena. Dalam kesempatan ini, para saudara muda yang mewakili Sdr, Saferinus Welafubun dan Sdr. Detius Kasibmabin memberikan cendra mata kas Papua kepada Visitator General sebagai kenangan sekaligus juga ada pesan singkat yang disampaikan bahwa “Pater boleh bawa sharing-sharing kami, dan isi dalam noken ini”. Acara ini diakhiri dengan rekreasi bersama.

Penulis : Admin

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + 19 =