Renungan Harian Kelana Sabda, Rabu 8 April 2020

Bacaan I: Yes. 50:4-9a

Bacaan Injil: Mat. 26:14-25

Kedengkian dan Iri Hati

Beberapa bulan yang lalu saya dikejutkan oleh pemberitaan media online pembunuhan di sebuah sekolah terkenal. Selidik punya selidik akhirnya ditemukan siapa pembunuhnya. Ternyata pembunuhnya adalah temannya sendiri yang baru berusia 16 tahun. Ia tega membunuh karena merasa sakit hati dengan si korban. Akibat dari tindakannya tersebut si anak diancam 15 tahun penjara.

Yudas, kita tidak tahu persisnya kenapa selain karena iblis yang merasukinya, tega menjual Yesus gurunya. “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” (Mat 26:15). Ia menjual Yesus seharga 30 uang perak. Namun kala Yesus ditangkap dan dihukum Yudas merasa terhukum sendiri. Ia tidak kuasa melihat itu dan bunuh diri. Kiranya kita perlu menepiskan diri dari semangat iri dam sakit hati. Semangat tersebut akan membelenggu dan menyiksa kita. Dia akan mendorong kita untuk melakukan tindakan di luar kontrol kita dan akan mengecewakan bahkan menghukum diri kita. Jangan biarkan diri kita dikuasai iblis.

Pace e Bene,

Sdr. Alfonsius F.A. Putra, OFM

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − two =