Renungan Harian Kelana Sabda, Minggu 15 November 2020

Injil Matius, 25:14-30

Bertanggung jawab-Mengembangkan

Hidup ini adalah anugerah. Sebagai anugerah Allah menganugerahkan segala yang manusia apa yang diperlukan untuk perjalanan hidupnya. Manusia dianugerahi segala kemampuan untuk kebaikkannya. Dengan ini mau menegaskan bahwa tidak ada orang yang tidak dianugerahi oleh Allah apa yang diperlukan untuk hidupnya. Atau dengan bahasa lain, Allah telah menganugerahkan kepada setiap orang kemampuan yang dengannya setiap orang dapat membangun kehidupannya menjadi kehidupan yang berarti di hadapan Allah.

Melihat, menyadari serta menyakini bahwa hidup ini adalah anugerah dengan demikian menuntut sikap yang pantas diberikan oleh manusia kepada Allah. Sikap itu adalah bersyukur. Pada hari ini, syukur yang diminta hadir dalam kata “tanggung-jawab”, dan “mengembangkan”. Artinya seorang beryukur bahwa hidup ini adalah anugerah ketika ia bertanggung jawab mengembangkan segala yang telah Tuhan anugerahkan kepadanya. Ketika ia melakukan ini, maka ia telah menjadikan dirinya sebagai pribadi yang berkenan di hadapan Allah.

Dalam bertanggung jawab dan mengembangkan apa yang telah Allah anugerahkan dibutuhkan orang yang kerja keras; orang yang aktif; orang yang berninisiatif, orang yang kreatif. Sikap-sikap ini adalah sikap orang-orang yang berkenan dalam pandangan Allah karena Allah tidak menyukai orang yang apatis dan bermalas-malasan.

Mari kita bersyukur atas hidup ini dengan bertanggung jawab mengembakan segala bibit kebaikan dalam diri kita. Buatlah semua bibit itu bertumbuh sehingga dapat menghasilkan buah yang baik untuk diri sendiri, sesama dan semuanya demi kemuliaan nama Tuhan. Ingatlah bahwa Allah akan senantiasa menganugerahkan rahmat demi rahmat, berkat demi berkat bagi mereka yang tahu bersyukur dengan mengerjakan segala yang dipercayakan kepadanya.

Pace e bene,

Sdr. SSR, OFM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 3 =