“Merdeka untuk Mengabdi”

HARI RAYA
KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Sir. 10:1-8Mzm. 101:1a,2ac, 3a,6-71Ptr. 2:13-17Mat. 22:15-21
BcO Gal. 5:1-26
Warna Liturgi Putih

Saudara-saudari terkasih

Hari ini kita bersyukur kepada Tuhan atas rahmat 80 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia. Perayaan Ekaristi kita hari ini bukan hanya ungkapan syukur atas anugerah kebebasan yang kita nikmati, tetapi juga menjadi saat untuk merenungkan bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini sesuai kehendak Allah, dengan hidup sebagai warga negara yang baik dan sebagai umat Allah yang setia.

Saudara-saudari terkasih

Bacaan pertama mengingatkan bahwa kesejahteraan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kebijaksanaan pemimpinnya dan keadilan para pejabatnya. Tuhanlah yang memegang kuasa atas bumi, dan Dialah yang menempatkan orang yang tepat untuk memimpin. Maka, sebagai warga negara, kita dipanggil untuk tidak membenci sesama atau hidup dalam kecongkakan, tetapi menumbuhkan kasih dan persaudaraan demi kebaikan bersama. Bacaan kedua menegaskan bahwa kemerdekaan sejati bukanlah kebebasan untuk berbuat sesuka hati, tetapi kesempatan untuk mengabdi dan berbuat baik. Kita diminta menghormati semua orang, mengasihi saudara, takut akan Allah, dan menghormati pemimpin. Bacaan Injil menegaskan keseimbangan hidup sebagai warga negara dan warga Kerajaan Allah: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kepada Allah.” Artinya, kita setia menjalankan kewajiban sipil tanpa melupakan kewajiban rohani, sehingga kemerdekaan yang kita nikmati benar-benar membawa berkat, bukan hanya bagi diri kita, tetapi juga bagi sesama.

Saudara-saudari terkasih

Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan hati yang bersyukur, hidup yang jujur, dan semangat yang mengabdi. Kita isi kemerdekaan bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata: menjaga persatuan, mengupayakan keadilan, dan memuliakan Tuhan dalam segala hal. Dengan demikian, kemerdekaan Indonesia akan terus menjadi berkat yang lestari bagi generasi kini dan yang akan datang. Amin.

Pace e Bene

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 3 =