Surat Persaudaraan

Surat Persaudaraan Agustus-September 2021
Para Saudara terkasih.
Salam Damai dan segala Kebaikan Tuhan bagi kita semua!
Bulan Agustus dan September mempunyai makna khusus bagi kita, para Saudara Dina di Provinsi Fransiskus Duta Damai ini. Tidak sekedar deretan bulan dalam perjalanan waktu dalam satu tahun. Pada bulan-bulan ini, kita menerima saudara-saudara baru. Ada yang mulai masa Prapostulat, Postulat, dan Novisiat. Selain itu ada yang mengucapkan janji setia dalam Persaudaraan. Ada yang untuk selama satu tahun yang dibuat tiap awal bulan Agustus dan ada yang untuk selama hidup yang selalu kita rayakan setiap tanggal 21 bulan September. Pada tanggal 21 September 2021, ada 6 (enam) Saudara yang mengucapkan janji setia untuk selama hidup. Kita boleh bergembira dan bersyukur kepada Tuhan atas rahmat Tuhan ini. Dan lebih bergembira lagi, karena pada tanggal yang sama itu juga, kita bersyukur dan merayakan bersama atas 25 tahun hidup sebagai saudara dina bagi Sdr. Elias Logo dan Sdr. Tarsisius Lengari. Keduanya telah setia pada janji yang telah diucapkan 25 tahun yang lalu. Dan semoga keduanya terus setia.
Bulan Agustus dan September ini, selalu menjadi kesempatan bagi kita untuk mengingat kembali hakikat hidup kita yang terumus dalam profesi yang kita ucapkan. Rumusan profesi itu berbunyi sbb:
Saya, Saudara …., terdorong oleh ilham ilahi untuk mengikuti Injil dan jejak Tuhan kita Yesus Kristus secara lebih dekat, di hadapan saudara-saudara yang hadir, di dalam tanganmu, Saudara ….., dengan iman dan kehendak yang teguh. Saya berikrar kepada Allah Bapa yang Kudus dan Mahakuasa untuk, selama ….. saya, hidup dalam ketaatan, tanpa milik dan dalam kemurnian, dan serentak pula saya berprasetia di depan umum untuk dengan setia menepati cara hidup dan Anggaran Dasar Saudara-saudara Dina yang dikukuhkan oleh Paus Honorius, sesuai dengan Konstitusi Ordo Saudara-saudara Dina.
Dari rumusan Profesi itu, dua hal yang tidak bisa dilepas-pisahkan dalam hidup seorang saudara dina, yaitu: Hidup dalam ketaatan dan setia menepati cara hidup dan Anggaran Dasar. Hal ini sudah ditegaskan oleh Fransiskus sendiri dalam Anggaran Dasarnya. “…cara hidup Saudara Dina ialah menepati Injil Suci Tuhan kita Yesus Kristus sambil hidup dalam KETAATAN, tanpa milik dan dalam kemurnian” (AngBul I,1). “Hidup dalam ketaatan” ini, sering tak mudah kita mewujudkannya dalam hidup harian kita. Kita cenderung terperangkap pada apa yang kita rasa, atau kita lihat lebih baik, lebih mulia, lebih luhur dari pada apa yang disampaikan oleh pimpinan atau persaudaraan. Dan karena itu apa yang dikatakan pimpinan atau persaudaraan cenderung diabaikan demi terwujudnya kemauan diri sendiri. Rupanya hal seperti ini terjadi juga pada zaman Fransiskus. Maka di dalam Petuahnya, Fransiskus menegaskan tentang ketaatan seorang Saudara Dina itu sbb: “Kalaupun bawahan pernah melihat hal-hal yang lebih baik dan lebih berguna bagi jiwanya daripada yang diperintahkan atasan kepadanya, hendaklah ia dengan rela mengurbankan pendapatnya sendiri bagi Allah; dan hendaklah ia berusaha melaksanakan apa saja yang diperintahkan oleh atasannya” (Pth III, 5).
Semoga kesetiaan dan semangat ketaatan yang diwariskan Fransiskus kepada kita, terus bertumbuh, berkembang dan berbuah dalam kehidupan Persaudaraan kita: di komunitas-komunitas, gardianat-gardianat, dan di seluruh Provinsi Santu Fransiskus Duta Damai yang kita cintai.

UCAPAN SELAMAT
1. Segenap Persaudaraan bergembira bersama keenam Saudara yang mengucapkan Profesi Meriah untuk seluruh hidup dalam Persaudaraan Fransiskan di dalam tangan Sdr. Konstantinus Bahang OFM (Delegatus) pada tanggal 21 September 2021 di Aula Rumah Retret Santa Klara, Sentani:

1) Sdr. Agustinus Ampur
2) Sdr.Benyamin Tanang
3) Sdr. Ignasius Yosep Silubun
4) Sdr. Matius Yerikho
5) Sdr. Ronaldus Jemai
6) Sdr. Stefanus Noverto

2. Segenap Persaudaraan bergembira dan bersyukur bersama:
Sdr. Elias Logo & Sdr. Tarsisius Lengari atas rahmat kesetiaan 25 tahun hidup sebagai Saudara Dina yang dirayakan pada Misa Syukur tanggal 21 September 2021 di Aula Rumah Retret Santa Klara, Sentani.

Penyerahan Total
(Doa Absorbeat)

“Tuhan aku mohon
Semoga kekuatan cinta-Mu
Yang berapi-api
Dan manis
Menyita hatiku
Serta membebaskannya
Dari segalanya yang ada
Di bawah langit
Semoga aku mati demi cinta-Mu
Sebagaimana Engkau telah mati
Demi cinta-Mu akan cintaku”

Jayapura, PW. Santa Perawan Maria, Ratu Rosario, 7 Oktober 2021
Sdr. Gabriel Ngga OFM
Minister Provinsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + seven =