Renungan Harian Kelana Sabda, Kamis 2 Juli 2020

Matius, 9:1-8

Tiga Tipe Orang

Ada tiga tipe orangĀ  dikisahkan dalam Injil hari ini. Pertama, tipe orang yang mengehendaki kebaikan dan keselamatan untuk sesama dan karena itu berusaha sedapat mungkin agar sesama boleh mendapat pertolongan yang dibutuhkan untuk kebaikannya. Tipe ini diwakili oleh mereka yang membawa orang lumpuh untuk bertemu Yesus. Tipe kedua, orang yang tidak pernah merasa puas dengan kebaikan yang dikerjakan Tuhan melalui orang lain. Tipe ini diwakili oleh mereka yang mempersoalkan tindakan pengampunan yang dibuat Yesus. Tipe ketiga, adalah orang yang bersyukur melihat kebaikan yang dikerjakan Allah melalui orang lain. Tipe ini dapat kita lihat dalam diri mereka yang memuliakan Allah karena tindakan penyembuhan yang dilakukan Yesus.

Amat jelas di depan mata kita bahwa tipe orang pertama dan ketiga adalah tipe orang yang semestinya kita teladani. Amat mulia jika ketika melihat orang lain menderita dan pada saat yang sama kita melihat kemungkinan untuk membantu haruslah kita melakukan itu. Saat-saat seperti ini ingatlah bahwa Tuhan memberikan kesempatan untuk kita menjadi orang baik maka jangan sia-siakan; berbuatlah. Begitu pula, ketika melihat karya kebaikan Allah yang nyata melalui orang lain, sudah sepantasnya kita bersyukur dan memuliakan Allah. Kita bersyukur karena Allah masih dan terus berkarya untuk keselamatan manusia. Pada akhirnya, tipe orang kedua, haruslah menjadi catatan untuk kita semua. Bukalah mata hati kita. Bukalah pengertian kita. Bukalah diri kita untuk melihat kebaikan Allah yang ternyata tidak hanya ada dalam diri kita akan tetapi juga hadir dan ada melalui orang lain, malahan mungkin yang dikerjakan Allah melalui orang lain melebihi apa yang ada pada kita. Dalm keadaan ini, haruslah tetap sadar bahwa segala yang baik berasal dari Sang Kebaikan. Kesadaran ini akan membantu kita untuk mampu bersyukur, baik karena Allah berkarya melalui diri kita maupun ketika Allah berkarya-menunjukkan kuasaNya melalui orang lain.

Pace e bene,

Sdr. SSR OFM

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + 1 =