KAPITEL GENERAL HARI KESEBELAS & DUABELAS

Hari Kesebelas, 13 Juli 2021. Pemilihan Minister General
Diawali dengan Misa jam 09.00, dipimpin oleh Cardinal Joao Braz de Aviz, dari Kongregasi untuk Lembaga Hidup Bakti dan Serikat Hidup Kerasulan, delegatus Paus. Pada pukul 10.30, para kapitular berkumpul di Aula Kapitel. Presensi peserta. Kardinal sekarang memimpin Kapitel. Pada saat-saat sebelum pemungutan suara, Michael Perry menyatakan pengunduran dirinya secara resmi dari jabatannya. Lagu mohon kehadiran Roh Kudus dinyanyikan. Dan kemudian, pemungutan suara dimulai. Massimo Fusarelli terpilih pada putaran pertama. Lalu prosesi menuju kapel sambil kami menyanyikan Veni Creator Spiritus. Lonceng menara berbunyi. Di kapel Kardinal João Braz de Aviz berdoa untuk Massimo. Para saudara menyanyikan Berkat Leo kepadanya, mengulurkan tangan mereka, setelah itu Massimo memberikan Berkat Santo Fransiskus kepada semua saudara: “Semoga Tuhan memberkatimu dan menjagamu…” Kemudian kami semua, maju untuk memberikan ucapan selamat.
Jam 12, dilanjutkan dengan diskusi dalam kelompok bahasa untuk mencalonkan Vicaris General. Sore jam 15.30, straw ballot/prapemilihan untuk Vicaris General. Malam hari perayaan atas terpilihnya Minister General yang baru. Jamuan makan malam di halaman depan San Lorenso da Brindisi.

Hari Keduabelas, 14 Juli: Pemilihan Vicarius General
Berjalan lancar. Dalam satu putaran, terpilih Sdr. Isauro Ulises Covili Linfati, Minister Provinsi Tritunggal Mahakudus, Chile. Langsung dilantik oleh Minister General di ruang sidang. Jam 10.30, straw ballot untuk Definitor General untuk regio-regio. Sore jam 15.30 diskusi pleno mengenai materi yang telah dirumuskan oleh komisi-komisi. Sessi ini ditutup dengan informasi dari Sdr. Francesco Patton, Kustos Kustodi Tanah Suci. Salah satu hal, yang dibicarakannya ialah apa yang telah disampaikannya kemarin dalam pembicaraan informal dengan saya di luar sidang, ia kembali menegaskan dalam forum bahwa Tanah Suci adalah milik semua provinsi. Semua provinsi diharapkan mengirim anggotanya berkarya di sana. Paling tidak satu orang tiap provinsi. Juga untuk studi di sana, khususnya Kitab Suci. Bahkan para Saudara Muda yang selesai Filsafat di Provinsinya, bisa dikirim untuk melanjutkan studi Teologi di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five − 5 =